Semoga Bermanfaat n_n

Keamanan Sistem dan Proteksi

Jumat, April 08, 2011 / Diposting oleh GoZaLi / komentar (0)

Sistem computer yang terpasang pada saat ini semakin mudah untuk diakses, maka itu perlunya suatu system kemanan dan proteksi untuk menjamin kemanan dan memelihara integritas, kerahasian dan tersedianya informasi.

Keamanan.
Bertujuan untuk menjamin sumber daya tidak digunakan atau modifikasi oleh orang yang tidak berhak. Terdapat 4 macam wacana kejahatan antara lain :
1. Pencurian waktu computer;
2. Pencurian data;
3. Manipulasi program computer;
4. Pencurian dan pengkopian software.

Keamanan system terbagi 3 yaitu :
1. Keamanan eksternal;
2. Kemanan Interface Pemakai;
3. Kemanan Internal.

MASALAH-MASALAH KEAMANAN
terdapat 2 masalah penting :
1. Kehilangan dapat disebabkan :
a. Bencana;
b. Kesalahan Hardware & Software;
c. Kesalahan Manusia.
2. Masalah kemanan yang disebabkan oleh penyusup adalah :
a. Penyusup aktif (pengubah data yang tak diotorisasi)
b. Penyusup pasif (pembaca data yang tak diotorisasi)
Kategori Penyusupan:
1. Lirikan mata pemakai non-teknis;
2. Penyadapan orang dalam;
3. Usaha Hecker;
4. Spionase militer/bisnis.

ANCAMAN-ANCAMAN KEAMANAN
Sasaran pengamanan adalah menghindari, mencegah, dan mengatasi ancaman terhadap system.
Terdapat 3 aspek kebutuhan kemanan system komputer :
1. Kerahasian;
2. Integritas;
3. Ketersediaan.

Fungsi system komputer sebagai penyedia informasi, berdasarkan fungsi ini terdapat 4 macam ancaman terhadap system komputer yaitu :
1. Interupsi;
2. Intersepsi;
3. Modifikasi;
4. Fabrikasi.

PETUNJUK PENGAMANAN SISTEM
Perinsip-perinsip keamanan system menurut Saltzer dan Schooder (1975) yaitu :
1. Rancangan system seharusnya Publik;
2. Dapat Diterima;
3. Pemeriksaan otoritas saat itu;
4. Kewenangan serendah mungkin;
5. Mekanisme yang ekonomis.

AUTENTIKASI PEMAKAI
Masalah indentifikasi pemakai ketika login disebut otetifikasi pemakai.
Metode Autentikasi didasarkan dengan 3 cara yaitu :
1. Suatu yang diketahui pemakai;
2. Sesuatu yang dimiliki pemakai;
3. Sesuatu mengenai (merupakan ciri) pemakai.

PASSWORD
Pemakai memilih satu kata kode, mengingatkannya dan mengetikannya saat akan mengakses system komputer. Tekhnik ini terdapat kelemahan dan mudah ditembus. menurut Morris dan Thompson proteksi password dapat ditembus dengan menggunakan percobaan berikut ini :
1. Terdapat file berisi nama depan, nama kecil, nama jalan, nama kota dari kamus ukuran sedang disertai denganpengejaan dibalik, nomor plat mobil yang valid dan string-string pendek karakter acak;
2. Isian di file dicocokan dengan file password hasil percobaan seperti ini 85% cocok dengan password yang digunakan si pemakai di file password.
Upaya untuk lebih mengamankan proteksi password :
1. Salting;
2. One-Time Password;
3. Satu daftar panjang pertanyaan dan jawaban;
4. Tantangan – tanggapan (challenge-response).

IDENTIFIKASI FISIK
Pendekatan lain adalah memeriksa yang dimiliki pemakai, misalnya :
1. Kartu berpita magnetic;
2. Sidik Fisik;
3. Analisis Tanda tangan;
4. Analisis sesuatu yang dipunyai pemakai;
5. Analisis darah.

PEMBATASAN
Pembatasan dapat dilakukan untuk memperkecil peluang penembusan oleh pemakai yang tak diotorisasi. Misalkan :
1. Pembatasan Login;
2. Pembatasan dengan call back;
3. Pembatasan jumlah usaha login.

MEKANISME PROTEKSI SISTEM KOMPUTER
Masalah proteksi mengenai cara mencegah proses-proses mengakses objek yang tidak di otoritas, disamping itu harus memungkinkan membatasi proses-proses ke suatu sub-set operasi legal yang diperlukan. Agar dapat menyediakan mekanisme proteksi berbeda dikembangkan berdasarkan konsep domain. Domain adalah himpunan pasangan (objek, hak). Proses berjalan pada suatu domain berarti anggota suatu domain atau beberapa domain.

CARA MENYIMPAN INFORMASI ANGGOTA DOMAIN
Secara konsepsual berupa matrix besar, dimana :
1. Baris merupakan Domain;
2. Kolom merupakan Objek.
Tiap elemen matrix mendaftarkan hak-hak yang dimiliki domain terhadap objek, maka system dapat mengetahui hak pengaksesan terhadap objek.


ACL (Accsess Control List)
Matrix pengaksesan objek berbentuk matrix jarang (sprase matrix), selain itu matrix jarang memboroskan ruang penyimpanan dan boros karena memerlukan ruang besar.
terdapat 2 alternatif dalam memperbaikinya :
1. Menyimpan matrix sebagai baris;
2. Menyimpan matrix sebagai kolom.
Penyimpanan akan dilakukan untuk isian yang tidak kosong.

TEKHNIK PENYIMPANAN PER KOLOM
Tekhnik yang digunakan adalah mengasosiasikan tiap objek dengan sinarai terurut, berisi domain yang boleh mengakses dan operasi yang dibolehkan. Tekhnik ini menghasilkan senarai yang disebut ACL.


KAPABILITAS
Diasosiasikan tiap proses atau daftar objek yang dapat diakses, jika terdapat tanda operasi yang dijinkan domain.


PROGRAM-PROGRAM JAHAT
Program yang mengekploitasi kelemahan system komputer merupakan ancaman canggih terhadap system komputer.
Ancaman dapat dibagi menjadi dua kategori :
1. Program yang memerlukan host program;
2. Program yang tidak memerlukan host program.


Pembagian Bowles menghasilkan tipe-tipe program jahat sebagai berikut :
1. Bacteria;
2. Logic Bomb;
3. Trapdoor;
4. Trojan Horse;
5. Virus;
6. Worm.
Terdapat 4 cara membagi jenis virus komputer, yaitu :
1. Berdasarkan cara penularannya atau penyebarannya;
2. Berdasarkan keganasannya;
3. Berdasarkan maksud  dan tujuan pembuatan virus;
4. Berdasarkan system Operasinya.
CARA VIRUS MASUK KE SISTEM
Komponen yang membentuk virus ada 4, yaitu :
1. Inisialisasi ke memori;
2. Menyalinkan dirinya ke disk;
3. Beraksi.
VIRUS DAN ANTIVIRUS
Virus dapat menempatkan dirinya ke suatu program dan mengesekusi kodenya secara rahasia setiap program yang menjadi tempat virus di tempatkan berjalan.
Masalah yang dapat ditimbulkan dari virus adalah :
1. Merusak system komputer;
2. Menghapus file;
3. Partisi disk;
4. Mengacaukan program.
Virus mengalami siklus dalam 4 fase (tahap) yaitu :
1. Fase Tidur;
2. Fase Propagasi;
3. Fase Pemicuan;
4. Fase Fase Eksekusi.
Virus dibuat untuk memanfaatkan rincian-rincian dan kelemahan-kelemahan system.

INFEKSI VIRUS
Virus memasuki system dengan menginfeksi suatu program terutama file exe yang terdapat dalam system komputer saat program yang terinfeksi di eksekusi.
Kebanyakan virus menginfeksikannya melalui pengcopyan file yang terdapat pada disk yang telah terinfeksi virus.

TIPE-TIPE VIRUS
Klasifikasi tipe virus sebagai berikut :
1. Parasitic virus;
2. Memory Resident virus;
3. Boot sector virus;
4. Stealth virus;
5. Polymorphic virus.

ANTIVIRUS
Mencegah virus masuk dalam system komputer dapat kita lakukan dengan penginstalan antivirus. antivirus adalah sebuah system dalam pendekatan terhadap virus, misalkan :
1. Mendeteksi;
2. Identifikasi;
3. Penghilangan.
Perkembangan virus dari yang sederhana menjadi semakin canggih, begitu juga perangkat lunak antivirus yang selalu dikembangkan. Perkembangan antivirus dapat diperiode menjadi empat generasi :
1. Generasi Pertama
Antivirus men-scan program untuk menemukan penanda (signature) virus.
2. Generasi Kedua
Antivirus men-scan tidak bergantung pada penanda spesifik.
3. Generasi Ketiga
Program antivirus merupakan program yang menetap dimemori (memory resident program).
4. Generasi Keempat
Menggunakan beragam tekhnik antivirus secara bersamaan.

Label:

Perpindahan Gelang

Jumat, April 08, 2011 / Diposting oleh GoZaLi / komentar (0)




Langkah Diatas Mempunyai syarat :
1. Gelang Terkecil harus terdapat diatas
2. Perpindahan hanya dilakukan sekali

Label:

Belajar Linux Bahasa C

Jumat, April 08, 2011 / Diposting oleh GoZaLi / komentar (0)

Membahas tentang Linux yang di jalankan menggunakan Virtual Machine VMware Workstation, dalam operasi linux ini dipelajari tentang beberapa console yang terdapat pada linux, menjalankan program Bahasa C melalui terminal (pada linux), cmd (pada windows),,,,

Bahasa C sudah termasuk dalam proses penginstallan linux, yang berarti Bahasa C sendiri di linux tidak perlu diinstall dengan software bahasa C.

Berikut Langkah-langkah dalam pembuatan “hello word” pada Bahasa C :

Langkah Pertama : Membuka Terminal

Tampilan Terminal pada linux adalah sebagai berikut :



 
Gambar diatas merupakan tampilan terminal pada linux,,,

zet_jayfriends@GoZaLi ~$ =   merupakan tempat dimana program kita sedang berjalan

vi gozali.c                               =  merupakan extention untuk pembuatan format awal pembutan bahasa c, Gozali merupakan nama file bahasa c tersebut.

Setelah di tekan enter Zet_jayfriends@GoZaLi ~$ Vi gozali.c maka akan menampilkan tampilan Bahasa C berikut ini :

Setelah tampil gambar seperti di atas (sebelum ada ketikan-ketikan), kita masukkan statement-statement berikut ini :
#include <stdio.h>        =   merupakan Library yang wajib ditulis terlebih dahulu sebelum   memulai pemrograman menggunakan bahasa c;
Main ()                             =   sama pengertiannya seperti begin yang terdapat pada pascal, yaitu untuk memulai sebelum program bahasa c dibuat;
{                                         =   sama pengertiannya dengan begin pada pascal atau untuk memulai sebelum program bahasa c dibuat;
printf(“hello word”);     =   untuk mencetak pada layar ketika program dijalankan, sama fungsinya seperti writeln pada pascal;
return0                             =   dalam bahasa c return 0 harus diketik untuk mengembalikan nilai awal atau semula;
}                                         =   sama fungsinya dengan end pada pascal yang digunakan untuk mengakhiri program;
setelah pengetikan diatas, agar program dijalankan pada terminal Linux maka click Esc :wq maka akan kembali pada terminal linux,,,
untuk meng compail program bahasa c yang telah kita buat tadi ketik   = gcc gozali.c –o gozali
untuk menjalankan program bahasa c yang telah kita buat tadi ketik      = ./gozali
hello wordzet_jayfriends@gozali ~$ merupakan hasil program bahasa c yang telah Running.

Label:

Beberapa Macam Console Pada Linux

Jumat, April 08, 2011 / Diposting oleh GoZaLi / komentar (0)

       a)    &     
                 Perintah & digunakan untuk menjalan perintah di belakang (background).
       b)      adduser
                 Perintah adduser digunakan untuk mnambahkan user.
       c)       alias
                 Perintah alias digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah.
       d)      apt-cache
                 Perintah apt-cache digunakan untuk mencari aplikasi yang telah didownload oleh apt-get.
       e)      apt-get
Perintah apt-get digunakan untuk menginstall atau uninstall aplikasi dilinux, sebagian keluarga linux yang menggunakan adalah debian dan turunannya.
       f)       bg
Perintah bg digunakan untuk sebuah proses yang dihentikan sementara (suspend) agar berjalan di background.
       g)      cat
                 Perintah cat digunakan untuk menampilkan isi dari sebuah file dilayar.
       h)      chgrp
                 Perintah chgrp digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori.
       i)       chmod
Perintah chmod digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori.
       j)       chown
                 Perintah chown digunakan untuk Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori.
       k)      cp
                 Perintah cp digunakan untuk menyalin file atau copy.
       l)       fg
Perintah fg digunakan untuk mengembalikan suatu proses yang dihentkan sementara(suspend) agar berjalan kembali di foreground.
       m)     find
                 Perintah find digunakan untuk menemukan dimana letak sebuah file.
       n)      grep           
Perintah grep digunakan untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah anda tentukan.
       o)      gzip
                 gzip merupakan software zip versi GNU, yang berfungsi untuk mengkompresi sebuah file.
       p)      halt
Perintah halt hanya dapat digunakan / dijalankan oleh super user atau anda harus login sebagai root.
       q)      hostname
Perintah hostname digunakan untuk menampilkan host atau domain name system dan bisa pula digunakan untuk mengeset nama host system.
       r)       kill
                 Perintah kill digunakan untuk menghentikan proses.
       s)       ls
                 Perintah ls digunakan untuk menampilkan isi dari sebuah direktori seperti dir pad windows.
       t)       mkdir
                 Perintah mkdir digunakan untuk membuat direktori baru.

Label:

Pemeliharaan dan Pergeseran Bahasa

Jumat, April 08, 2011 / Diposting oleh GoZaLi / komentar (1)


Minoritas yang berpindah-pindah
Seperti contoh yang terdapat di dalam buku: Tentang seseorang yang penggunaan bahasa Inggrisnya lebih meningkat seiring dengan naiknya jabatannya di tempat dia bekerja. Pengalaman yang seperti contoh ini adalah tipe seseorang yang menggunakan suatu bahasa minoritas pada satu sebagian besar budaya bahasa dan masyarakat. Keadaan suatu daerah dimana perubahan bahasa terjadi mungkin dapat terjadi pada individu dan kelompok yang  berbeda, tapi dengan berjalannya waktu bahasa dari masyarakat yang lebih luas dapat memindahkan bahasa minoritas yaitu bahasa ibu.
Pergeseran bahasa (language shift) menyangkut masalah penggunaan bahasa oleh seorang penutur atau sekelompok penutur yang bisa terjadi sebagai akibat perpindahan dari satu masyarakat tutur ke masyarakat tutur lain. Kalau seorang atau sekelompok orang penutur pindah ke tempat lainyang menggunakan bahasa lain, dan bercampur dengan mereka, maka akan terjadilah pergeseran bahasa ini. Pendatang atau kelompok pendatang ini untuk keperluan berkomunikasi mau tidak mau, harus menyesuaikan diri dengan “menanggalkan” bahasanya sendiri, lalu menggunakan bahasa penduduk setempat. Dalam kelompok asal, mereka memang dapat menggunakan bahasa setempat mereka; tetapi untuk berkomunikasi dengan orang lain, tentunya mereka tidak dapat bertahan untuk tetap menggunakan bahasa sendiri. Sedikit demi sedikit mereka harus belajar menggunakan bahasa penduduk setempat.
Komunitas yang Tidak Berpindah-pindah
Pergeseran bahasa tidak selalu hasil dari migrasi. Politik, perubahan ekonomi dan sosial dapat terjadi pada satu komunitas, dan ini mungkin menghasilkan pergeseran bahasa juga. Seperti contoh: Tentang adanya language shift yang dikarenakan oleh penguasaan atau penjajahan oleh suatu bangsa. Ini merupakan peraturan dan jarak sosial.
Salah satu faktor pendorong pergeseran bahasa adalah migrasi atau perpindahan penduduk, yang bisa berwujud dua kemungkinan. Pertama, kelompok-kelompok kecil berimigrasi ke daerah atau negara lain yang tentu saja menyebabkan bahasa mereka tidak berfungsi di daerah baru. Ini misalnya terjadi pada kelompok-kelompok migrasi berbagai etnik di Amerika Serikat. Kedua, gelombang besar penutur bahasa berimigrasi membanjiri sebuah wilayah kecil dengan sedikit penduduk, menyebabkan penduduk setempat terpecah dan bahasanya tergeser. Ini misalnya banyak terjadi di wilayah Inggris ketika industri berkembang. Beberapa bahasa kecil tergeser oleh bahasa Inggris yang dibawa oleh para buruh industri ke tempat kecil itu.
Mayoritas yang berpindah-pindah
Pergeseran bahasa sering mencerminkan pengaruh dari faktor politik dan faktor ekonomi, seperti kebutuhan untuk bekerja. Orang-orang mungkin berpindah lokasi dan bahasa karena ada alasannya. Beberapa abad terakhir, orang-orang yang berbicara bahasa Irlandia, Gaelic Skotlandia dan Welsh, telah beralih ke bahasa Inggris, semata-mata agar mendapatkan pekerjaan. Mereka memerlukan Bahasa Inggris untuk sukses dalam pekerjaan dan untuk kesejahteraan sosial, dan juga untuk memiliki banyak teman. Tetapi kita menemukan hasil yang sama ketika sekelompok mayoritas melakukan perpindahan fisik.  
Ketika kekuatan kolonial menjajah negara lain, bahasa mereka sering menjadi dominan. Multilingualism adalah juga menentukan dan wajar terjadi seperti di negara seperti India, Papua New Guinea, dan di negara Afrika. Ini tidak mungkin untuk mahluk asing tunggal dan bahasa asing untuk memindahkan dan membasmi ratusan diantara bahasa bahasa daerah. Tetapi ketika multilingualism tidak tersebar luas pada satu area, atau dimana baru satu bahasa yang telah dipergunakan sebelum penjajah datang, bahasa sering di bawah ancaman. Dalam konteks ini, bahasa Inggris telah dideskripsikan sebagai satu ‘bahasa pembunuh’. Dimana satu kelompok menggolongkannya ke dalam kekuatan politis dan memaksakan bahasanya dengan institusi, administrasi pemerintah, hukum pengadilan, pendidikan, agama, kemungkinan kelompok minoritas itu akan menemukan diri mereka sendiri pada desakan peningkatan untuk mengadopsi bahasa dari kelompok yang dominan.     
Beberapa waktu ini komunitas yang mengalihkan ke bahasa penjajah, Inggris, dan bahasa mereka sendiri hilang dan lenyap. Ketika pergeseran bahasa ini terjadi, hampir selalu mengalihkan bahasanya menuju ke kelompok yang kuat dan dominan. Satu kelompok yang dominan mempunyai sedikit insentif untuk mengadopsi bahasa dari satu minoritas. Bahasa dominan dihubungkan dengan status, gengsi dan kesuksesan masyarakat. Ini dipergunakan sebagai ‘daya tarik’ pada konteks masyarakat yang lebih luas, untuk pembicaraan resmi pada acara adat, oleh pembaca acara berita pada televisi dan radio, dan penggemar bintang pop, model mode busana, dan disc jockeys. Ini jarang-jarang mengagetkan beberapa minoritas muda menggolongkan pembicara harus paham keuntungannya dengan menelantarkan bahasa mereka sendiri.
Kepunahan dan Kehilangan Bahasa
Ketika orangnya meninggal, maka bahasanya pun mati, Orang orangnya dulu menggunakan bahasa itu, tetapi karena orang itu tak mampu melestarikannya, maka bahasanya punah. Terkadang fakta ini adalah jelas sekali terjadi. Bila bahasa mati secara bertahap, sebagai lawan untuk semua pembicara yang dihapuskan oleh pembantaian atau epidemi, proses ini mirip dengan pergeseran bahasa. Fungsi dari bahasa suatu daerah adalah mengambil alih bahasa yang lainnya. Sebagai daerah kekuasaan di mana penutur menggunakan penyusutan bahasa, penutur bahasa secara bertahap menjadi kurang pandai dalam penggunaannya.
Menurut Kloss,1984, ada tiga tipe utama kepunahan bahasa: (a) kepunahan bahasa tanpa pergeseran bahasa (guyup tuturnya lenyap); (b) kepunahan bahasa karena pergeseran bahasa (guyup tutur tidak berada dalam “wilayah tutur yang kompak”, atau bahasa itu menyerah kepada “pertentangan intrinsik prasarana budaya modern yang berdasarkan teknologi”); dan (c) kepunahan bahasa nominal melalui metamorfosis (misalnya suatu bahasa turun derajat menjadi berstatus dialek ketika guyup tuturnya tidak lagi menulis dalam bahasa itu dan mulai memakai bahasa lain).       
Seperti contoh yang ada di dalam buku : Tentang penggunaan bahasa itu yang lama-kelamaan hilang atau berkurang kemahirannya karena tidak ada pengaplikasiannya (kehilangan bahasa). Seperti contoh yang lainnya, misalnya tentang pemakaian bahasa dalam suatu masyarakat. Seperi misalnya adanya pernikahan dua suku bangsa yang berbeda.
Faktor yang Menyebabkan Pergeseran Bahasa :
Faktor ekonomi, sosial dan politik
Faktor yang paling jelas adalah bahwa komunitas melihat satu alasan penting untuk mempelajari bahasa kedua. Alasan-alasannya adalah ekonomi, tapi mereka juga bisa menjadi politis seperti pada kasus Israel. Perkembangan ekonomi juga merupakan faktor pendorong pergeseran bahasa. Salah satu faktor ekonomi itu adalah industrialisasi (yang kadang-kadang bergabung dengan faktor migrasi). Kemajuan ekonomi kadang-kadang mengangkat posisi sebuah bahasa yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Bahasa Inggris misalnya, menjadi minat banyak orang untuk menguasai dan kalau perlu meninggalkan bahasa pertama.
Memperoleh pekerjaan adalah alasan yang paling ekonomi, yang jelas dan nyata untuk mempelajari bahasa lain. Pada negara yang didominasi Inggris, sebagai contoh, orang-orang mempelajari bahasa Inggris agar mendapat pekerjaan yang baik. Ini disebut `billingualism`. Billingualism diartikan sebagai penggunaan dua bahasa oleh seorang penutur dalam pergaulannya dengan orang lain secara bergantian (Mackey 1962:12, Fishman 1975:73). Billingualism selalu diperlukan untuk suatu pergeseran bahasa, meskipun, karena masyarakat yang menunjukkan diglossic stabil, tidak selalu menghasilkan pergeseran Faktor penting yang kedua, sepertinya komunitas itu tidak melihat alasan untuk mengambil tahapan aktif untuk memelihara bahasa daerah mereka. Tanpa pemeliharaan bahasa aktif, pergeseran adalah hampir tak bisa diacuhkan pada beberapa konteks. Tanpa pemeliharaan yang sengaja ini dapat dan mungkin akan hilang setidaknya dalam tiga generasi. Pergeseran cepat terjadi ketika orang-orang semangat untuk berhasil pada satu masyarakat dimana pengetahuan dari bahasa kedua adalah satu prasyarat untuk sukses.
Faktor demografis
Faktor demografis juga relevan di dalam penghitungan kecepatan dari pergeseran bahasa. Daya tahan pergeseran bahasa cenderung untuk lebih panjang pada pedesaan dibandingkan di wilayah perkotaan. Hal ini sebagian refleksi dari fakta bahwa kelompok-kelompok pedesaan cenderung terisolasi dari pusat-pusat kekuasaan politik, dan mereka dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan sosial mereka dalam bahasa daerah atau minoritas. Pergeseran cenderung terjadi lebih cepat dalam beberapa kelompok dari yang lain. Ukuran kelompok ini kadang-kadang merupakan faktor kritis. Untuk menjaga bahasa, anda harus memiliki orang yang dapat menggunakannya secara teratur. Pergeseran bahasa biasanya terjadi di negara, daerah, atau wilayah yang memberi harapan untuk kehidupan sosial ekonomi yang lebih baik sehingga mengundang imigran/transmigran untuk mendatanginya.
Sikap dan nilai
Seperti contoh dalam buku adalah tentang language shift yang akan lebih lambat berkembang bila bahasa pertama sangat dihargai oleh penggunanya. Status dari satu bahasa secara internasional dapat menyebabkan ke sikap yang positif ini. Rasa bangga atas identitas kedaerahan mereka dan bahasa mereka dapat menjadi faktor penting yang menyebabkan pemeliharaan bahasa, disediakan terdapat sebuah komunitas kuat untuk mendukung dan menganjurkan sikap ini. Jika seseorang memiliki nilai rasa baik atau suka terhadap suatu keadaan, maka orang itu dikatakan memiliki sikap positif. Jika sebaliknya, disebut memiliki sikap negatif.
Menurut Anderson (1974:37), sikap bahasa adalah tata keyakinan atau kognisi yang relatif berjangka panjang, sebagian mengenai bahasa, mengenai objek bahasa, yang memberikan kecenderungan kepada seseorang untuk bereaksi dengan cara tertentu yang disenanginya. Namun perlu diperhatikan karena sikap itu bisa positif (kalau dinilai baik atau disukai) dan bisa negatif (kalau dinilai tidak baik atau tidak disukai), maka sifat terhadap bahasa pun demikian.
Bagaimana bahasa minoritas akan dipelihara?
Ada beberapa faktor sosial tertentu yang muncul untuk menghambat pergeseran bahasa untuk kelompok minoritas bahasa, setidaknya untuk sementara waktu. Bahasa yang dianggap sebagai simbol penting dari satu kelompok minoritas identitas, misalnya, bahasa mungkin pemeliharaannya dapat lebih panjang lagi. Jika keluarga dari kelompok-kelompok minoritas yang hidup dekat satu sama lain dan sering melihat satu sama lain, itu juga membantu mereka mempertahankan bahasa mereka. Faktor lain yang dapat berkontribusi untuk pemeliharaan bahasa bagi mereka yang beremigrasi adalah derajat dan frekuensi kontak dengan tanah air. Seberapa cinta dan sukanya terhadap tanah air, ini bisa juga ditentukan dari sikap individunya sendiri, pasti bahasa mereka akan bertahan lebih lama.
Kebangkitan bahasa
Kadang-kadang orang menjadi sadar bahwa bahasa sedang dalam bahaya, akan menghilang dan mereka akan mengambil langkah untuk merevitalisasi itu atau menghidupkan kembali. Pergeseran bahasa akan terjadi hanya kalau, dan seberapa jauh, suatu guyup menghendaki untuk menghilangkan identitasnya sebagai kelompok sosiokultural yang dapat diidentifikasi sendiri demi identitas sebagai bagian dari guyup lain. Sangat sering kelompok lain itu adalah kelompok yang lebih besar yang mengontrol masyarakat tempat guyup pertama itu sebagai minoritas. Namun, hal ini tidak akan menolong kita dalam menduga (mempredik). Karena itu kita harus mampu memprediksi kapan suatu guyup akan ingin (berkehendak) untuk mengubah identitas dengan cara demikian.
Prakiraan (prediksi) ini barangkali tidak mungkin, setidak-tidaknya untuk saat ini. Ada beberapa kelompok yang mempertahankan bahasa dan identitas daerah mereka dalam kondisi sosial-ekonomi yang sangat serupa dengan yang mempengaruhi kelompok lain untuk menggeser identitas dan bahasanya. Bahkan, meskipun kita dapat mengidentifikasi guyup yang sedang dalam proses perubahan konsep dirinya sekalipun, kita tetap menghadapi ketidakpastian prakiraan itu, karena tidak ada jaminan bahwa rasa identitas diri guyup itu tidak berubah.


Label: